• Sabtu, 25 Juni 2022

Komisi V Minta Kementerian PUPR Bertindak Tegas kepada PT Cahaya Sriwijaya Abadi

- Minggu, 19 Juni 2022 | 16:11 WIB
Anggota Komisi V DPR RI Sudewo (Foto: Arief/Man)
Anggota Komisi V DPR RI Sudewo (Foto: Arief/Man)

KABAR PRIORITAS - Anggota Komisi V DPR RI Sudewo menegaskan agar Kementerian PUPR khususnya Direktorat Cipta Karya bertindak tegas kepada PT Cahaya Sriwijaya Abadi. Hal ini terkait penataan kawasan Sekumpul

Dia menilai perusahaan kontraktor tersebut telah mengerjakan penataan kawasan Sekumpul secara tidak profesional. Bahkan ia menyarankan agar pekerjaan tersebut jangan diterima sebelum semua pekerjaan atau semua bagian yang direncanakan dipastikan diperbaiki sesuai dengan spesifikasi.

”Setelah dicek kualitasnya sangat memprihatinkan, maka saya minta Kementerian PUPR bertindak tegas terhadap kontraktornya, agar dilakukan suatu perbaikan. Kami melihat fakta masih jauh dari pada baik, maka harus diperbaiki,” tegas Sudewo yang mendampingi Wakil Ketua Komisi V DPR RI Syaifullah Tamliha saat memimpin Kunjungan Kerja Spesifik (Kunsfik) ke Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Baca Juga: Komisi II DPR RI Minta Data Pemilih dan Data Kependudukan Harus Dikawal secara Konsisten

Politisi dari Fraksi Partai Gerindra ini berpesan jangan sampai proyek ini dieksploitasi ini untuk kepentingan pribadi. Penataan kawasan Sekumpul harus diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, Sekumpul bisa didorong untuk menjadi wisata religi bertaraf Internasional.

Maka dari itu perencanaan pembangunan kawasan Sekumpul harus menampilkan wajah Sekumpul sebagai Wajah Indonesia, tetapi kalau kualitas pekerjaannya sangat tidak baik pasti dampaknya tidak akan signifikan untuk menarik para wisatawan asing terutama yang muslim untuk datang disini.

Sudewo menegaskan pekerjaan tersebut harus menjadi evaluasi Kementerian PUPR supaya kedepannya tidak boleh terjadi kembali.

Baca Juga: Komisi II DPR RI Minta KPPS dalam Pemilu Mendatang Harus Diperiksa Kesehatannya

Ia juga menyarankan agar Kementerian PUPR khususnya Direktorat Jenderal Cipta Karya juga untuk koordinasi dengan Pemprov Kalsel, Pemko Bajarbaru untuk melakukan perencanaan secara komprehensif yang bisa mewujudkan visi bahwa kawasan ini menjadi kawasan wisata religi bertaraf internasional.

Halaman:

Editor: Ali Ibrohim

Sumber: dpr.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

BURT Batalkan Pengadaan Gorden Untuk RJA

Kamis, 19 Mei 2022 | 18:49 WIB
X