Dukung Muktamar 48 Muhammadiyah, Romo Alexander Paroki Gereja Katolik Temui PWM Jateng

- Minggu, 30 Oktober 2022 | 18:25 WIB
Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) atau Edutorium UMS. (Foto: Dok Humas UMS/Istimewa)
Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) atau Edutorium UMS. (Foto: Dok Humas UMS/Istimewa)

KABAR PRIORITAS - Ketua Pengurus Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah (PWM Jateng), KH. Tafsir bertemu dengan Romo Alexander Joko Purwanto, Pr di Gedung Edutorium KH. Ahmad Dahlan UMS pada Sabtu 29 Oktober 2022 kemarin.

Romo Alexander Joko Purwanto, Pr merupakan Ketua Komisi Hubungan Antar Agama dan Kepercayaan Kevikepan Surakarta. Romo Alexander Joko Purwanto Pr hadir di Gedung Edutorium bersama 6 paroki dari gereja-gereja Katolik yang ada di Kota Surakarta.

Di hadapan awak media saat menerima rombongan Romo Alexander Joko Purwanto, KH. Tafsir menyampaikan kehadiran Romo Alexander Joko Purwanto Pr hadir di Gedung Edutorium merupakan inisiatif dari rekan-rekan pemeluk agama Katolik di Kota Surakarta.

Baca Juga: Jalan Sehat Bareng Warga Muhammadiyah Jember, Menkopolhukam Ramaikan Semarak Muktamar 48

“Secara keyakinan sudah selesai. Namun secara muamalah ini merupakan bagian dari hubungan horizontal antar umat manusia, antar pemeluk agama. Kita dapat bekerjasama dengan siapapun, MDMC Muhammadiyah juga membantu korban bencana di Philipina yang mayoritas penduduknay beragama Katolik,” kata Tafsir.

Disampaikan Tafsir, ada 10 kepribadian Muhammadiyah. Salah satunya berbunyi membantu pemerintah dan bekerjasama dengan seluruh komponen yang ada untk memajukan bangsa Indoneisa.

“Umat Katolik bagian dari bangsa untuk bekerja. Muktamar adalah muamalah, apa yang disampaikan adalah sah dan kami sampaikan terima kasih dan mudah-mudahan dapat mendukung kelancaran muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah saat ini,” kata Tafsir.

Baca Juga: Warga Kampung Yakonde Jadikan Aula Gereja untuk Tempat Salat Peserta KMAN VI

Ketua PWM Jawa Tengah mengatakan di kampus Muhammadiyah banyak mahasiswa non muslim khususnya dari umat Katolik apalagi di Indonesia Timur, 75-80 persen mahasiswa kita itu adalah Kristen Protestan maupun Katolik. "Sehingga muncul Krismuha, Komunitas Kristen Muhammadiyah,” kata KH Tafsir.

Lebih lanjut Tafsir menyebut, umat Katolik di Kota Solo akan membantu para penggembira Muktamar 48. “Insya Alah para penggembira ini akan dibantu secara kerjasama oleh teman-teman dari umat Katholik di Kota Solo," tandasnya.

Halaman:

Editor: Ali Ibrohim

Sumber: muktamar48.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada Kebun Dakwah di Yogyakarta, Ini Wujudnya

Minggu, 13 November 2022 | 14:16 WIB

5 Nasihat Bijak Imam Syafi'i Agar Berwibawa

Minggu, 14 Agustus 2022 | 19:16 WIB

Tiga Pelajaran Penting dari Nabi Ibrahim

Senin, 11 Juli 2022 | 08:45 WIB
X