Marak Judi Online, Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI: Mau Online atau Offline Tetap Haram

- Minggu, 29 Mei 2022 | 21:46 WIB
Ilustrasi gedung Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) (Foto: Dok. MUI/mui.or.id)
Ilustrasi gedung Kantor Pusat Majelis Ulama Indonesia (MUI) (Foto: Dok. MUI/mui.or.id)

KABAR PRIORITAS - Wakil Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Abdul Muiz Ali, tegaskan lagi tentang keharaman hukum judi baik yang dilakukan secara langsung (offline) maupun daring (online)

“Segala bentuk perjudian, baik dilakukan secara langsung (offline) atau daring (online) hukumnya haram,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 28 Mei 2022, sebagaimana dilansir Kabar Prioritas dari situs resmi MUI.

Hal itu sebagai respons terhadap praktik judi online yang akhir-akhir ini semakin marak di Indonesia. Dengan bermodalkan telepon dan sepeser uang ribuan rupiah, banyak orang yang menjajal keuntungan melalui praktik ilegal ini.

Baca Juga: MUI Susun Panduan Qurban 1443 Hijriyah Untuk Antisipasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK)

Kiai Muiz juga menegaskan status keharaman judi tidak dipengaruhi oleh kadar sedikit banyak keuntungan yang diperoleh. Keharaman judi, kata Kiai Muiz, adalah status mutlak yang secara jelas diabadikan dalam Al-Quran, Surat Al-Maidah ayat 90.

“Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kamu mendapat keberuntungan” (QS. Al Maidah: 90).

Kiai Muiz menjelaskan, dalam ayat tersebut Allah menggandengkan judi atau qimar dengan khamr (al anshab dan al azlam). Sudah jelas, itu adalah perkara-perkara yang diharamkan.

“Uang yang dihasilkan dari judi, baik sedikit atau banyak tetap haram,” tutur Kiai Muiz menjelaskan.

Baca Juga: Wapres KH Maruf Amin Bersyukur Indonesia Dapatkan 100.051 Kuota Haji Pada Tahun 2022 Ini.

Menurut Kiai Muiz, jauh sebelumnya, Komisi Fatwa MUI telah mengeluarkan Fatwa tentang permainan pada media/mesin permainan yang dikelola Anggota Asosiasi Rekreasi Keluarga Indonesia (ARKI) yang ditetapkan pada 03 Oktober 2007 M.

Halaman:

Editor: Agus Hariyanto

Sumber: mui.or.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ada Kebun Dakwah di Yogyakarta, Ini Wujudnya

Minggu, 13 November 2022 | 14:16 WIB

5 Nasihat Bijak Imam Syafi'i Agar Berwibawa

Minggu, 14 Agustus 2022 | 19:16 WIB

Tiga Pelajaran Penting dari Nabi Ibrahim

Senin, 11 Juli 2022 | 08:45 WIB
X