• Sabtu, 25 Juni 2022

Stocking Pressure untuk Kurangi Faktor Risiko Kesehatan Selama Penerbangan

- Rabu, 22 Juni 2022 | 22:37 WIB
jemaah haji Indonesia setelah melakukan penerbangan (Foto: Humas Kementerian Kesehatan)
jemaah haji Indonesia setelah melakukan penerbangan (Foto: Humas Kementerian Kesehatan)

KABAR PRIORITAS - Para jemaah haji Indonesia menempuh perjalanan yang cukup panjang untuk sampai ke tanah suci. Setidaknya dibutuhkan 9-12 jam penerbangan dari embarkasi sampai ke Madinah atau Jeddah, begitu pun sebaliknya saat kepulangan nanti.

Panjangnya waktu perjalanan dan kondisi lingkungan udara yang berbeda dengan lingkungan daratan akan berpengaruh pada kondisi kesehatan jemaah haji Indonesia

Tim dokter Kantor Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, dr. Itah Sri Utami, Sp.KP seorang dokter spesialis kedokteran penerbangan menyampaikan ada beberapa faktor risiko yang bisa dialami jemaah selama dalam perjalanan udara, diantaranya adalah dehidrasi, gangguan pernapasan, sinusitis, gangguan kardiovaskuler, deep vein thrombosis akut dan lain-lain.

Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia Dapat Penguatan Manasik Ibadah selama di Makkah

''Deep Vein Thrombosis bisa saja menjadi salah satu faktor risiko terjadinya kematian jemaah selama penerbangan. Apalagi jemaah kita banyak yang memiliki komorbid seperti gangguan kardivaskuler dan diabetes melitus,'' jelas dr. Itah dilansir Kabar Prioritas dari laman resmi Kementerian Kesehatan. 

Deep Vein Thrombosis/ DVT adalah kondisi terjadinya penggumpalan atau pembekuan darah di pembuluh darah vena, biasanya muncul di area betis dan paha. Kondisi ini tidak dapat dianggap sepele karena dapat saja menyebabkan kematian. Kematian terjadi akibat emboli pada pembuluh darah yang menggumpal.

Beberapa gejala yang harus diwaspadai, lanjut dr. Itah adalah bengkak di area tungkai. Kemudian adanya nyeri atau kram, serta kesemutan.

Baca Juga: Pastikan Jumlah Koper Jemaah Haji Indonesia Sesuai, Petugas: Kami Hitung Cermat

Menurut dr. Itah, salah satu tindakan pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan penggunaan Stocking pressure atau kaus kaki elastik tekan.

Halaman:

Editor: Ali Ibrohim

Sumber: kemkes.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X