TNI AL Kerahkan Alat Canggih untuk Pencarian Helikopter Jatuh Milik Polri

- Selasa, 29 November 2022 | 19:21 WIB
Anggota TNI AL melakukan pencarian helikopter jatuh milik Polri. (Foto: Puspen TNI AL)
Anggota TNI AL melakukan pencarian helikopter jatuh milik Polri. (Foto: Puspen TNI AL)

KABAR PRIORITAS - Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) mengirimkan empat alat canggih untuk membantu Search and Rescue (SAR) Helikopter NBO– 105 dengan nomor regristasi P-1103 milik Polri yang jatuh di Perairan Buku Limau, Belitung Timur, Minggu 27 November 2022 lalu.

Adapun alat yang digunakan membantu pencarian heli yang mengangkut empat kru tersebut yaitu, Multibeam Ecosounder T50P yang digunakan untuk membaca kedalaman dan pendeteksian fitur-fitur bawah air, Conductivity Temperature Density (CTD) yang digunakan untuk koreksi sound velocity, Magneto meter alat pendeteksi tingkat magnet, serta Side Scan Sonar yang digunakan untuk pencitraan bawah air. 

Selain alat deteksi bawah air, TNI AL juga mengerahkan unsur – unsur yang diantaranya KRI Spica-934, KRI Teluk Cirebon-543, KRI Pulau Rangsang-727, KRI Pulau Rengat-711, KRI Karotang-872, KRI Siwar-646, KAL Manau dari Lanal Babel, Pesawat udara (Pesud) CN-235 P-8305 dari Puspenerbal, 1 Tim Tanggap Darurat dari Pushidrosal, dan 12 personel Penyelam TNI AL.

Baca Juga: Presiden Usulkan Laksamana TNI Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Alasannya Rotasi Matra

Ketua Pelaksana SAR Helikopter NBO-105 Register P-1103 Kombes Pol Hendrawan mengatakan, KRI Spica dan KRI Teluk Cirebon akan tiba di perairan Burung Mandi, Kecamatan Damar, Kabupaten Belitung Timur sekitar pukul 10.00 WIB. KRI tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. 

Menurutnya, dukungan peralatan canggih sangat diperlukan untuk mendeteksi benda-benda berupa logam yang ada dibawah air. Apalagi jangkauan sonar dari alat ini sangat luas, sehingga bisa mempermudah pencarian.

Pencarian akan fokus di perairan Burung Mandi atau pada area sekitar tiga Mill Laut dari pesisir pantai tersebut. Area pencarian ini, merupakan lokasi ditemukannya serpihan-serpihan Helikopter dan jenazah Bripda Muhammad Khoirul Anam satu dari empat awak heli itu.

Baca Juga: Kepala Otorita IKN Rapat dengan Presiden, Sebut Minat Investasi di IKN Sangat Tinggi

"Luas area pencarian akan dilakukan sekitar 20 mil ke arah utara. Untuk pencarian kami bagi tujuh area, dengan delapan kapal yang sudah disiapkan," kata Kombes Hendrawan.

Halaman:

Editor: Ali Ibrohim

Sumber: tnial.mil.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X