• Senin, 5 Desember 2022

Menpan Anas Tulis Surat tentang Pendataan Non-ASN, Berikut Isinya

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:42 WIB
Menpan RB Abdullah Azwar Anas (Foto: Humas Kemenpanrb)
Menpan RB Abdullah Azwar Anas (Foto: Humas Kemenpanrb)

KABAR PRIORITAS – Data tenaga non-aparatur sipil negara (non-ASN) sebanyak 2.113.158 per 30 September 2022 pukul 07.10 WIB telah terkumpul melalui portal https://pendataan-nonasn.bkn.go.id Badan Kepegawaian Negara. Data tersebut berasal dari 66 instansi pusat dan 522 instansi daerah.

”Kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada pejabat pembina kepegawaian kementerian/lembaga dan pemerintah daerah yang telah melakukan pendataan tenaga non-ASN yang berada di lingkungan instansi masing-masing,” tulis Menteri PANRB dalam surat Nomor B/1917/M/SM/01/00/2022 tentang Tindak Lanjut Pendataan Non-ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah, tertanggal 30 September 2022.

Berdasarkan surat tersebut, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas meminta kepada seluruh instansi untuk melakukan verifikasi dan validasi kembali terhadap data tenaga non-ASN.

Baca Juga: Surya Paloh Pimpin Doa dan Mengheningkan Cipta Untuk Musibah di Stadion Kanjuruhan Malang

“Bagi instansi yang belum melakukan input data tenaga non-ASN agar melakukan verifikasi dan validasi data sebelum data tersebut diinput ke dalam aplikasi pendataan BKN,” tulis Surat Menteri PANRB terbaru. 

Untuk menjaga validitas dan akuntabilitas data tenaga non-ASN yang telah diajukan, Kementerian PANRB mewajibkan semua instansi pemerintah memublikasikan secara luas kepada masyarakat melalui portal resmi instansi atau papan pengumuman selama lima hari kalender.

Paling lambat, data tenaga non-ASN tersebut harus diumumkan pada 8 Oktober 2022 untuk mendapatkan tanggapan atau umpan balik dari masyarakat sebagai dasar untuk perbaikan data.

“Perbaikan data terhadap hasil umpan balik masyarakat wajib dilakukan dalam jangka waktu 10 hari kalender atau paling lambat tanggal 22 Oktober 2022 pukul 17.00 WIB melalui aplikasi pendataan tenaga non-ASN milik BKN,” jelas surat tersebut.

Surat tersebut menegaskan, data final hasil verifikasi dan validasi wajib disertai dengan Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) yang ditandatangani oleh Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK).

Halaman:

Editor: Ali Ibrohim

Sumber: Panrb.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Korban Jiwa Gempa Bumi Cianjur Tembus 268 Orang

Selasa, 22 November 2022 | 21:22 WIB

Kemensos Siapkan Tenda untuk Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 16:21 WIB

Pemerintah Terus Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik

Senin, 21 November 2022 | 14:46 WIB
X