• Senin, 5 Desember 2022

Presiden Joko Widodo Kembali Menegaskan Larangan Impor

- Senin, 3 Oktober 2022 | 16:44 WIB
Presiden Joko Widodo di acara Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas (Foto: BPMI Setpres)
Presiden Joko Widodo di acara Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas (Foto: BPMI Setpres)

KABAR PRIORITAS - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mendorong penghentian impor produk yang dapat diproduksi di dalam negeri, baik dari usaha besar, kecil, maupun menengah.

“Untuk produk apa pun kalau kita punya jangan beli impor,” ujar Presiden dalam sambutannya saat meluncurkan Gerakan Kemitraan Inklusif untuk UMKM Naik Kelas, Senin 3 September 2022 di Gedung SMESCO, Jakarta seperti dilansir Kabar Prioritas dari laman resmi Presiden RI.

Presiden mencontohkan, saat ini Indonesia masih melakukan impor aspal, padahal Indonesia memiliki deposit aspal yang cukup besar di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara.

Baca Juga: Insiden Stadion Kanjuruhan, Ketua DPP NasDem Okky Asokawati Ingatkan Soal Infrastuktur Kompatibel Mitigasi

“Minggu lalu saya ke Sulawesi Tenggara, ke Buton, di sana ada deposit aspal itu 662 juta ton yang masih dalam proses hilirisasi, industrialisasi. Bisa usaha menengah, atau usaha kecil, atau usaha besar, tapi belum, baru satu perusahaan. Aspal kita sekali lagi 662 juta ton, kita malah impor,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Kepala Negara mendorong pembinaan terhadap para petani untuk mengurangi impor komoditas bahan pangan. Sebagai contoh, Presiden mengaku senang dengan penurunan nilai impor jagung di Indonesia karena adanya pendampingan kepada para petani jagung.

“Tadi disampaikan di depan, biasanya 1 hektare hanya 4 ton, sekarang 1 hektare bisa 8 ton. Cost produksi paling Rp1.800-Rp1.900 itu yang saya tahu waktu itu saya ke Dompu. Jualnya bisa Rp3.800 per kilo, untungnya sudah 100 persen,” ujarnya.

Baca Juga: Ketua DPW NasDem DIY Subardi: Warga Jogja Harap Anies Baswedan Jadi Presiden Penerus Jokowi

Selain jagung, Presiden pun meminta agar pembinaan dengan pola yang sama juga dilakukan kepada para petani komoditas pangan lain.

Halaman:

Editor: Ali Ibrohim

Sumber: presidenri.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Korban Jiwa Gempa Bumi Cianjur Tembus 268 Orang

Selasa, 22 November 2022 | 21:22 WIB

Kemensos Siapkan Tenda untuk Korban Gempa Cianjur

Selasa, 22 November 2022 | 16:21 WIB

Pemerintah Terus Dorong Penggunaan Kendaraan Listrik

Senin, 21 November 2022 | 14:46 WIB
X