• Sabtu, 25 Juni 2022

Indonesia dan Korea Selatan Pererat Kerja Sama Infrastruktur Jalan dan Jembatan

- Selasa, 21 Juni 2022 | 18:44 WIB
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menerima kunjungan delegasi dari Korea Selatan (Foto: Humas Kementerian PUPR)
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menerima kunjungan delegasi dari Korea Selatan (Foto: Humas Kementerian PUPR)

 

KABAR PRIORITAS – Dalam rangka Konferensi Jalan Indonesia dan Korea Ke-17 Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menerima kunjungan delegasi dari Korea Selatan yang dipimpin oleh Assistant Minister for Road, Ministry of Land, Infrastructure and Transport, Korea Selatan Lee Yoon-Sang di Kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Senin 20 Juni 2022.

“Terima kasih kepada para delegasi yang datang dengan komposisi tim yang lengkap. Tanggung jawab kita adalah membawa kerja sama bilateral antara Indonesia dan Korea Selatan ini lebih erat baik antara kedua pemerintah maupun antara masyarakat kedua negara,” kata Menteri Basuki dikutip Kabar Prioritas dari laman resmi Kementerian PUPR

Konferensi Jalan Indonesia-Korea merupakan kerja sama teknis bilateral antara Kementerian PUPR Republik Indonesia dengan Kementerian Konstruksi dan Perhubungan Korea Selatan yang diadakan sejak tahun 2003 sampai sekarang. Konferensi Jalan Indonesia – Korea ke-17 diselenggarakan pada 20-23 Juni 2022 dengan tema “Smart City for IKN”.

 Baca Juga: Puan Maharani Hadiri Operasi Katarak Gratis di Pangkalpinang

Menteri Basuki mengatakan terdapat dua kerja sama hibah antara Indonesia dan Korea Selatan yang saat ini sedang berlangsung, yaitu Manajemen Terpadu untuk Structural Health Monitoring System (SHMS) untuk jembatan nasional di Indonesia serta penyusunan Master Plan dan Pilot System Intelligent Transport Systems (ITS) untuk Area Metropolitan Jakarta. 

“Pada bulan Juli kami akan mengirim 25 young engineer PUPR ke Korea Selatan untuk menjalani training terkait smart city. Selain itu ada 14 young engineer yang juga akan ke Korea Selatan untuk belajar mengenai SHMS jembatan. Ini merupakan bentuk kerja sama yang lebih konkrit selain diskusi-diskusi yang kita lakukan pada seminar atau konferensi,” ujar Menteri Basuki.

Selain itu, terdapat juga tiga hibah yang saat ini sedang dalam proses pipeline yaitu FS dan Basic Design Immersed Tunnel Teluk Balikpapan (Jalan Tol Akses IKN), pembentukan Manajemen Konstruksi Digital dan Hijau di Indonesia, dan pembentukan Sistem Informasi Jalan Tol di Indonesia.

“Selain SHMS dan ITS, akan diprioritaskan juga feasibility study dan basic design untuk jalan akses IKN karena kami akan memulai pembangunan infrastruktur dasar IKN pada Agustus 2022 mendatang,” kata Menteri Basuki.

 Baca Juga: Komisi V Minta Kementerian PUPR Bertindak Tegas kepada PT Cahaya Sriwijaya Abadi

Halaman:

Editor: Ali Ibrohim

Sumber: pu.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X