• Sabtu, 25 Juni 2022

Antisipasi Ancaman Krisis Pangan, Presiden Minta Jajaran Fokuskan Tiga Hal

- Selasa, 21 Juni 2022 | 06:18 WIB
Presiden Jokowi memimpin Sidang Kabinet Paripurna mengenai Antisipasi Krisis Pangan dan Energi, di Istana Negara, Jakarta (Foto: Humas Setkab/Agung)
Presiden Jokowi memimpin Sidang Kabinet Paripurna mengenai Antisipasi Krisis Pangan dan Energi, di Istana Negara, Jakarta (Foto: Humas Setkab/Agung)

KABAR PRIORITAS - Dalam mengantisipasi krisis pangan global akibat pandemi COVID-19 serta konflik Rusia dan Ukraina, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajarannya untuk fokus pada tiga hal.

“Saya minta agar kita fokus yang pertama, peningkatan produksi besar-besaran baik itu dari petani, baik itu dari korporasi, baik itu dari BUMN," kata Presiden Joko Widodo saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna (SKP) mengenai Antisipasi Krisis Pangan dan Energi, di Istana Negara, Jakarta, Senin 20 Juni 2022. 

"Semuanya harus dilihat betul, jangan kita terjebak, sekali lagi, pada rutinitas harian,” ujar mantan Gubernur Jakarta ini dikutip Kabar Prioritas dari laman resmi Sekretariat Kabinet.

Baca Juga: Kementerian Kelautan dan Perikanan Kawal Nelayan Indonesia di Sidang WTO

Presiden Joko Widodo menekankan agar penanaman komoditas secara besar-besaran tersebut disesuaikan dengan karakter masing-masing daerah.

“Kemarin saya melihat dengan Pak Kepala KSP melihat sorgum di NTT misalnya, ditanam jagung enggak hidup, begitu ditanam sorgum, hijau, sangat hijau dan sangat kelihatan subur sekali tanamannya. Lah ini kan setelah dicek, ternyata memang di NTT dulu yang banyak adalah tanaman sorgum atau cantel,” ujarnya.

Selanjutnya, Presiden meminta jajarannya untuk segera memastikan offtaker yang akan menampung hasil peningkatan produksi besar-besaran tersebut.

“Jangan sampai nanti petani sudah berproduksi banyak Bulog-nya ndak ngambil, RNI enggak ambil, misalnya kalau sudah ditentukan, lah ini mekanisme itu harus segera diputuskan. Kemarin sudah kita, saya kira sudah kita sampaikan ke Menteri BUMN untuk segera siapa, untuk produknya apa, pembiayaannya seperti apa,” ujar mantan Gubernur Jakarta ini. 

Baca Juga: Kepala BNPB Apresiasi dan Dorong Percepatan Penanganan Abrasi Pantai Minahasa Selatan

Halaman:

Editor: Ali Ibrohim

Sumber: Setkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Reshuffle Kabinet Melalui Pertimbangan Matang

Kamis, 16 Juni 2022 | 17:11 WIB
X