• Sabtu, 25 Juni 2022

Wamenparekraf Ingin AVPN Jadi Platform Identifikasi Peluang Berinvestasi

- Rabu, 22 Juni 2022 | 13:26 WIB
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo (Foto: Humas Kemenparekraf)
Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo (Foto: Humas Kemenparekraf)

KABAR PRIORITAS - Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo menginginkan penyelenggaraan Asian Venture Philanthropy Network (AVPN) Conference 2022 di Bali menjadi platform yang tepat untuk membangun kerja sama strategis, termasuk untuk mengidentifikasi peluang investasi di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Wamenparekraf Angela, dalam sambutannya saat Welcoming Dinner AVPN 2022 di The Westin Resort Nusa Dua, Bali, Selasa 21 Juni 2022 mengatakan, konferensi AVPN 2022 menandai harapan dan pemulihan menuju masa depan yang lebih tangguh dan berkelanjutan bagi semua pihak.

"Pandemi COVID-19 menjadi pengingat bagi banyak pemangku kepentingan pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Agenda _sustainability_ tidak lagi opsional, tetapi wajib diterapkan jika ingin melestarikan dunia dan diwariskan bagi generasi yang akan datang,” ujarnya dikutip Kabar Prioritas.

Baca Juga: Menparekraf Resmikan Moritz Smart Hotel Bandung Jawa Barat

Wamenparekraf Angela mengatakan, penyelenggaraan AVPN sebelumnya direncanakan digelar pada tahun 2021. Lantaran pandemi COVID-19, pihaknya memutuskan menunggu satu tahun agar situasi lebih kondusif dan konferensi AVPN bisa berjalan baik sehingga bisa berdampak langsung bagi masyarakat khususnya masyarakat Bali.

"Kami benar-benar bersyukur bahwa hari ini kita dapat mewujudkan rencana tersebut, setelah menundanya di tahun kemarin. Terlebih, tahun ini Indonesia menyelenggarakan Kepresidenan KTT G20," tandasnya.

"Untuk itu, kami memutuskan memasukkan AVPN sebagai salah satu _side event_ G20. Sehingga kita dapat mengadvokasi investasi yang berdampak kepada khalayak global dan sekaligus menjadi bagian dari momen sejarah Indonesia, untuk mengatasi dan menemukan solusi atas krisis multidimensi yang dihadapi dunia saat ini,” katanya.

Baca Juga: Jemaah Haji Indonesia Dapat Penguatan Manasik Ibadah selama di Makkah

Selama pandemi, kata Angela, Kemenparekraf fokus pada dua hal. Satu, mendukung penanganan pandemi secara nasional, dan menyiapkan pariwisata dan sektor kreatif yang lebih berkelanjutan dan tangguh.

Halaman:

Editor: Ali Ibrohim

Sumber: kemenparekraf.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X